PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi Perkembangan, Psikologi Keluarga, Ilmu Sosial

Adopsi Tertutup

closed adoption

Ringkasan Singkat

Adopsi tertutup adalah jenis adopsi di mana identitas orang tua kandung dan orang tua angkat dirahasiakan satu sama lain, dan tidak ada kontak langsung setelah adopsi selesai.

Adopsi tertutup adalah model adopsi di mana identitas orang tua kandung dan orang tua angkat dijaga kerahasiaannya satu sama lain, dan tidak ada kontak langsung yang diizinkan antara kedua belah pihak setelah proses adopsi selesai.

Dalam pengaturan ini, semua komunikasi dan informasi biasanya disalurkan melalui lembaga adopsi atau mediator pihak ketiga, yang juga dapat merahasiakan identitas. Model ini dulunya sangat umum, terutama untuk melindungi privasi semua pihak yang terlibat.

Namun, adopsi tertutup seringkali dapat menimbulkan kesulitan bagi anak angkat di kemudian hari dalam memahami asal-usul mereka atau membangun identitas diri, serta bagi orang tua kandung yang mungkin kesulitan dalam proses berduka. Saat ini, adopsi terbuka atau semi-terbuka semakin populer karena dianggap lebih menguntungkan bagi kesejahteraan psikologis anak.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (n.d.). Closed adoption. APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/closed-adoption
  • Brodzinsky, D. M., & Schechter, M. D. (1990). The psychology of adoption. Oxford University Press.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback